Back to concepts

Kepribadian

Teori Sifat

Kepribadian bisa dipahami sebagai kombinasi sifat yang relatif stabil

Teori sifat memandang kepribadian sebagai kumpulan kecenderungan yang stabil dan bertahan dalam waktu. Gordon Allport adalah salah satu pelopor utamanya. Ia membedakan sifat kardinal, sifat sentral, dan sifat sekunder. Setelah itu, Raymond Cattell mengembangkan model 16 faktor, sedangkan Hans Eysenck mengajukan model tiga dimensi. Saat ini Big Five menjadi model sifat yang paling kuat dukungan ilmiahnya. Keunggulan teori sifat adalah mudah diukur dan cukup prediktif. Kelemahannya, pendekatan ini bisa meremehkan pengaruh situasi spesifik.